Puisi Bulan Kemerdekaan – Meme

Itu Ahpek sama Rojak
Suruh saya mari bersajak
Cukup patriotik kawan bolok saya
Merdeka pun mereka mau raya

Saya kata kita chup sebentar
Fikir apa maksud Merdeka
Bukan kerajaan kita puji
Tapi tanahair dan niat suci

Mari kita laung Merdeka
Semua rakyat tanpa kira
Warna kulit atau agama
Tapi satu hati satu matlamat

Aman, makmur dan penuh rezeki
Semoga segelintir rakyat tiada dengki
Kepada Tuhan kita bersyukur
Kepada Tuhan kita berakur

Sampai sini gua bicara
Kalau tidak, cakap salah
Skali tembak sampai menantu
Entah beribu lagi hantu-hantu

(ok, here onwards are the real feelings so no rhyming stuffs anymore)
Kesian saya tengok kaum miskin

Rumah buruk di pantai timur

Kaum nelayan yang cukup kesian

Hanya kerana mereka tidak pangkah ba-ree-sun

Mana ada belas kasihan

Mana dia hati nurani

Ini bagaikan tindasan

Dan balasan untuk tunjuk kuasa
Negeri sebelah, bangunan tersergam

Negeri ke utara sedikit

Jalan buruk, rumah buruk

Nyonya manyak geram

Sebab kita semua manusia

Rezeki kita kurniaan Tuhan

Harus diagih mengikut keperluaan

Bukan untuk diguna

Bagai pedang menunjuk kuasa

(In short, I was in the East Coast. One state was soooo rich and development is everywhere. Huge and magnificent buildings everywhere, whether it is necessary or not, I am not sure. Upper northern state, all the roads are broken and dusty, the poor fishermen folks’ houses can bring a tear to your eyes. Aren’t we all humans and our blessings are from God Almighty? Therefore, aren’t these blessings (money lah) supposed to be distributed evenly to all mankind without anyone holding back?)

Ok,I am supposed to tag three bloggers but I haven’t target my ‘victims’ yet. Later…

ADDED : I am tagging Kak Teh, Menj and MageP for this.

12 Replies to “Puisi Bulan Kemerdekaan – Meme”

  1. While we cannot deny the benefits of material development, it is not comparable to spiritual development. Doesn’t matter if that State up north is poor but at least they are rich in democracy.

    – MENJ

  2. Lilian, since you mention it. I assume that you are refering to Terengganu since that is where you went. Terengganu has been like that even when Barisan was there. Somehow I doubt that people live like that has anything to do with the government.

    If you go to Johore and Melaka, even Kuala Selangor people there are house proud and flowers and plants abound. Even if they are miskin their Houses are spick and span. The situation deteriorates (though not as bad) as one would travel north of the Peninsula.

    As for the East Coast- I am wondering whether this is attributable to the Floods that used to happen annually, though now not as wide spread as in the old days. Kalau buat cantik pun nanti flood mari… And that habit sudah ingrained for centuries… Plus they had no English to do botanical garden for them.

    Flame me, Flame me..

  3. fire80 – KT and its outskirts is sooo rich lah. Semua bangunan, landmarks, bridge tersergam. But go a little up north to Kelate, lah…kesian betul. Even public facilities are lacking. I mean, can’t the BN give the Kelantan people some proper roads and nicer views. ‘Cos the moment you got into the border of Kelantan, it is a cowboy town with red earth everywhere. Yeah, they do say that PAS doesn’t want duit haram to build all that but certainly proper roads are ok? So, what I mean is some parties lah, are using money as the tool to bend some views. You know what? I saw one big signboard ‘Allah, lindungilah kami dari dengki dan hasut’. Aiyoh..I mean, isn’t that sounds very political at the expense of God Almighty?

    mAR – So many people are living in poverty still.

    ahpek – My eyes too big liao, suppose to see blue skies and coconut trees, I see discrimination.

    menj – Ya, they haven’t sold their souls to money, right? BTW, I saw a lot of Islam Hadhari everywhere in KT but not sure what they means?

  4. waaaah, I tabik spring pada mu puan,
    berpantun pulak dalam blog ini,
    selamat hari merdeka kepadamu kawan,
    Daripada Kak teh di London ini.

  5. Terinspirasi dari pahlawan bunga bangsa
    goresan hati…………… muchlas
    Jakarta 05 Agustus 2008

    PATRIOT BUNGA BANGSA………………

    Tumpah darah pejuang bangsa, tertembus mesiu di mana mana
    Tidak rela…semangatpun membara, Tak perduli nyawa demi merdeka
    Serbu dan serang tak kenal waktu, hingga merdeka walau tubuh cidera
    Sebagai bukti perjuangan Patriot Bangsa, menuju gerbang merdeka

    Bukan jiwa menjadi pengecut, melainkan membara tak kenal takut
    Selama nadi ini masih berdenyut, berkorban nyawa sudahlah patut
    Tak kan mundur selangkahpun, walau tidur dihutan tanpa selimut
    Patriot bangsa perlu dianut, semangat membaja tak pernah menuntut

    Bulat tekad usir penjajah dari bumi persada nusa
    Jika harus bermandi darah bangga bela nusa dan bangsa
    Dipersembahkan jiwa dan raga untuk persada nusa
    Untuk merdeka.!!……. merdeka.!!……. merdeka ..!!…….merdeka !!!

    Bersatu teguh menempuh, bambu runcing sebagai senjata ampuh
    Menghalau penjajah agar negeri merdeka dan tak kenal rapuh
    Tapal batas negeri tercinta , dijaga ketat darat laut udara yang terjauh
    Negara merdeka aman tenteram dan damai tempat kita berteduh

    Kupersembahkan negeri ini untukmu wahai insyani
    Sebagai generasi penerus dapatlah menjunjung tinggi negeri
    Menjaga menata dan melanjutkan perjuangan patriot sejati
    Demi negeri aku rela berkorban …..untukmu negeri

    Darah Pejuang dipersembahkan membasahi bumi pertiwi
    Sebagai bunga bangsa negeri dikenal hingga nanti
    Sebatas itukah sanjungan untuk pahlawan sejati … ???
    Pantaskah insyani hanya melihat dan tidak ada reaksi … ?

    Negeri …………..negeri ………….negeri……… nasibmu
    Sebagai ajang peperangan dan merebut kekuasaan,,,……………….

    jakarta 05 agustus 2008 …………………….muchlas

    Terinspirasi dari Regenerasi Bangsa Merdeka

    goresan hati…………… muchlas Jakarta 05 Agustus 2008

    REGENERASI BANGSA MERDEKA ………….

    Bersatu kita maju bersama kita bisa
    Berkarya untuk maju demi nusa dan bangsa
    Kita perangi sampah dan narkoba, tak lupa jaga negeri kita
    Bukan pengecut yang harus dimuka, tetapi tandang gawe santosa itu yang utama

    Mari kita kerja bhakti, agar negeri bersih rapih terkendali
    Jangan hanya mbengong duduk merokok dan minum kopi
    Sementara terhadap lingkungan masa bodo tidak peduli
    Kalau ada pembagian dari pemerintah atau instansi,
    Ngacung tinggi tinggi supaya dapat bagian dan minta segera diberi,
    Tak dapat marahnya sampai memaki-maki walau hanya dalam hati
    Insan demikian patutkah hidup ditempat yang bersih rapi ………???
    Atau mungkin tidak sadarkan diri, bahkan sampai dibawa mati ???

    Mari kita bangun negeri tercinta ini
    Bukan merusak atau untuk kepentingan pribadi
    Tetapi harus tahu mana yang layak dan hak, ayo kita berpartisipasi
    Membela yang benar dan maju pantang berhenti sebelum ……mati

    Para pemimpin negeri ini, didepan hendaknya mengerti
    Gunakan amanah ini dengan benar dan jangan korupsi
    Masyarakat awampun juga ingin menikmati negeri tercinta ini
    Bukan kesempatan ….. jadi pemimpin, terus berbuat seenaknya sendiri
    Hai insyani, jangan merasa dirimu hidup benar sendiri
    Tanpa kawan tidaklah berarti, kalau mati apakah akan kekubur sendiri ???
    Berkawan hidup indah nyaman tanpa lawan, terasa serasi
    Dimata Teman apalagi di hadapan Tuhan nanti

    Dalam Hari Ulang Tahun ini, adakah cambuk untuk koreksi ???
    Mengingat perjuangan bangsa Patriot negeri sejati
    Agar hidup selalu termotivasi, terarah Santun dan punya kreasi
    Mencakup seluruh komponen hidup bermasyarakat dan berbakti

    Seandainya negeri ini bersih, rapi dan tak ada korupsi
    Niscaya indah dipandang mata meresap kedalam hati
    Bagai surga di dunia nan indah dan berseri
    Insyaallah Tuhan selalu bersama kita sampai dihari nanti……

    Amien……….Jakarta, 05 Agustus 2008
    …………………………… muchlas

Comments are closed.